Villa Nuansa Pedesaan
Artikel Blog Informasi

Villa Nuansa Pedesaan

Villa Nuansa Pedesaan – Membuat dekorasi serta design interior villa memang cenderung tidak mudah. Sebab bagi kalangan tertentu membuat interior yang memenuhi keinginan memang membutuhkan keterampilan tertentu agar bisa memberikan kesan tertentu untuk villa yang akan dihuni. Villa yang merupakan salah satu tempat untuk melepaskan lelah setelah beraktivitas tentu saja menjadi salah satu pilihan yang tepat. Terlebih untuk villa di kawasan wisata. Villa untuk kawasan wisata biasanya dibuat sedemikian rupa untuk memastikan bahwa setiap waktu yang digunakan untuk menginap di villa ini tidak akan mengecewakan. Terlebih lagi untuk para wisatawan yang tidak ingin menginap di hotel. Setidaknya dengan menginap di villa dengan nuansa baru akan membuat suasana lebih segar.

Villa yang dipilih untuk memiliki tema pedesan tentu saja menjadi salah satu tema yang cukup baik untuk sebuah villa. Sebagai contohnya adalah villa yang dibuat dengan design bangunan mengeksplorasi batu bata. Tentu menampilkan secara detail kesan sederhana. Sedangkan untuk design interiornya pemilik villa bisa menyertakan beberapa komponn barang koleksi seperti barang-barang yang merupakan perabotan jaman dahulu. Penggunaan museum barang-barang kuno tentu saja semakin memperkuat kesan pedesan yang ingin ditampilkan. Tentu saja membutuhkan koleksi barang kuno dalam jumlah cukup banyak. Akan tetapi dengan menggunakan aksen seperti ini tentu saja kesan pedesaan dari sebuah villa akan semakin terasa.

Penggunaan design batu bata yang terekpose dengan jelas tentu saja menjadi salah satu alasan mengapa para pemilik villa ingin memberikan kesan kesederhaan dari sebuah villa dengan barang koleksi seperti museum mini untuk koleksi barang kuno. Tentu saja ada beberapa item yang bisa dipilih untuk menjadi pajangan seperti tempat makan dan minum kuno yang memberikan kesan pedesaan yang sangat kentara. Bukan hanya itu saja, bisa dimanfaatkan juga beberapa barang lainnya seperti kursi-kursi atau pajangan berupa lampu-lampu kuno sebagai salah satu item untuk menghias ruangan. Penggunaan lampur-lampu hias yang sudah berusia ratusan tahun sekalipun bisa menimbulkan kesan sederhana khas pedesaan.

Meskipun hanya berupa pajangan saja, akan tetapi pemberian aksen kuno dengan menggunakan barang koleksi berupa perabotan rumah tangga membuat nilai seni dari sebuah ruangan semakin meningkat. Bukan itu saja, dengan adanya perabotan rumah tangga yang kuno sebagai pajangannya tentunya akan membuat para pengunjung bisa merasakan sensasi luar biasa dari sebuah tempat menginap yang memiliki kesan lebih dari lokasi untuk beristirahat saja. Selain itu dengan adanya pajangan berupa lampu-lampu kuno membuat para pengunjung seperti berada pada ruang waktu yang cukup menyenangkan. Kesan sederhana namun nyaman akan tercipta dengan adanya aksen hiasan yang terbuat dari barang-barang perabotan kuno yang dijadikan hiasan untuk pajangan villa agar terlihat lebih menarik.

Arsitek Dibalik Keindahan Museum Seni Dekorasi Villa Terrace
Artikel Blog Informasi Seni

Arsitek Dibalik Keindahan Museum Seni Dekorasi Villa Terrace

Museum Seni Dekorasi Villa Terrace merupakan hasil karya seni dan desain dari seornag arsitek ternama yaitu David Adler. Sebelumnya Adler merupakan lulusa yang memperoleh gelar Sarjana Seni dari Univesitas Princeton. Setelah mendapatkan gelar sarjana Adler melanjutkan dengan mempelajari seluk-beluk Arsitektur di Ecole Des Beaux Arts di Paris. Adler memulai debutnya pertama kali di Chicago pada tahun 1913 melalui kerja sama dalam bentuk kemitraan.David Adler menerima gelar Sarjana Seni dari Universitas Princeton dan belajar arsitektur selama enam tahun di École des Beaux Arts di Paris. Karirnya dimulai di Chicago pada tahun 1913 dalam serangkaian kemitraan. Sejak 1929 dan seterusnya, Adler adalah seorang praktisi tunggal. Karirnya terdiri dari sekitar 200 komisi, kebanyakan dari mereka adalah tempat tinggal pribadi. Rumah-rumahnya dapat ditemukan di 15 negara bagian dan British Columbia, meskipun 43 berlokasi di pinggiran utara Chicago. Sopra Mare adalah satu-satunya rumah yang dirancang Adler di Wisconsin. Adler meminta Rose Standish Nichols – salah satu perancang taman paling berpengaruh pada zamannya dan seorang ahli di kebun Italia – untuk merancang kebun bergaya Renaisans – yang menampilkan tangga air Italia otentik dan kolam ikan – yang menghubungkan rumah dengan tepi danau. David Adler dikenal oleh orang banyak karena eklektisismenya dalam desain rumah pedesaan.

Bagi Adler, pilihan gaya arsitektur seperti Tudor, Chateau Prancis atau Italiate dianggap kurang penting daripada membangkitkan cita-cita tertentu yang diungkapkan dengan sederhana. Artinya David Adler lebih mengutamakan sebuah pengungkapan dari keinginan yang terpendam seseorang dibandingkan dengan gaya atau aliran yang sedang menjadi pusat perhatian kala itu. Adler membuat Sopa Mare atau yang kini bernama Museum Seni Dekorasi Terrace Villa melalui penerjemahan referensi arsitektur eklektiknya. Adler menghubungkan antara kehidupan praktis rumah tangga orang Amerika berdasarkan standar pengerjaan yang dapat memungkinkan bahan, detail, dan perabotan menyatu menjadi satu kesatuan yang mulus dan penuh gaya.

Dalam proses merancang desain Sopa Mare atau Terrace Villa, Adler menggunakan prinsip-prinsip pengorganisasian perencanaan villa melalui simetri dan keterkaitan antara ruang dalam dan ruang luar serta taman. Simetri dan koordinasi aksial dari halaman, rumah dan taman dari Sopra Mare adalah contoh yang indah dari desain Italia. Meskipun begitu, dari segi konteks itu juga sangat unik. Hal ini karena Sopa Mare tidak seperti rumah-rumah pinggiran kota dan sekitar Lake Forest, Illinois. Museum Seni dan Desain Terrace Villa adalah rumah pedesaan Mediterania yang jatuh ke lingkungan perkotaan dalam iklim utara. Oleh sebab itu, bangunan rumah dan taman kontras secara dramatis dengan struktur tangga, halaman, teras, dan tamannya. Museum ini memiliki profit tinggi karena terletak di belakang Casino online https://citibet88.club yang banyak di kunjungi oleh para wisatawan yang suka bermain judi.

Sopra Mare Masa Lalu Museum Seni Dekorasi Terrace Villa
Artikel Blog Galeri Informasi Seni

Sopra Mare Masa Lalu Museum Seni Dekorasi Terrace Villa

Sopra Mare Masa Lalu Museum Seni Dekorasi Terrace Villa – Museum Seni Dekorasi Tersace Villa sebelumnya adalah sebuah bangunan rumah milik pasangan Lloyd Raymond Smith dan Agnes Gram. Raymond merupakan presiden A.O Smith kala itu A.O Smith merupakan perusahaan industri otomotif. Setelah 2 tahun menjadi presiden A.O Smith, Raymond memututuskan untuk mengikuti keinginan istrinya untuk membangun sebuah rumah yang sangat ia dambakan. Agnes menginginkan sebuah rumah unik yang mencerminkan rasa cintanya pada dunia arsitektur dan desain. Reymond menggunakan jasa seorang arsitek yang seorang praktisi tunggal bernama David Adler. David Adler merupakan arsitek ternama pada zaman-nya, yang memiliki gairah seni yang tinggi dan kapasitas seorang profesional yang tidak diragukan lagi. Adler tidak sendirian dalam membangun rumah impian Agnes. Hal ini karena Agnes menginginkan sebuah seni sekaligus hunian yang nyaman untuk ditempati yang mencerminkan dirinya dan keluarganya.

David Adler meminta bantuan Rose Standish Nichols yang merupakan perancang taman paling berpengaruh di zamannya dan seorang ahli kebun di italia guna merancang taman dan kebun yang memiliki gaya Renaisans. Seni dengan aliran renaisanse dapat terlihat jelas melalui tangga air yang sangat khas dari Italia serta sebuah kolam ikan yang menghubungkan rumah dengan tepian danau Milwauke. Lokasi rumah yang berada di tepi danau dan sangat menggambarkan sebuah inspirasi akan Italia kemudian rumah milik Raymond dan Agnes disebut Sopra Mare yang dalam bahasa italia berarti “diatas laut”. Perpaduan Seni dan keotentikan akan Italia membuat Reymond dan Agnes puas akan kinerja Adler dan Rose Standish Nichols. Sopra Mare sendiri adalah satu-satunya rumah yang dirancang oleh Adler di Wisconsin

Sopra Mare merupaka rumah yan sangat hangat dan penuh denga kenangan bagi keluarga Reymon dan Agnes. Seluruh anak-anak Agnes dan Reymond menghabiskan masa kecilnya di Sopra Mare. Anak-anak Agnes menyukai waktu bermain mereka di Sopra Mare dengan berlarian diantara koridor kamar disaat Agnes dan Reymond mengira mereka telah tertidur lelap dikamar mereka masing-masing. Agnes dan Reymond memiliki 6 orang anak namun anak tertua dari pasangan Reymond dan Agnes meninggal satu tahun setelah kepindahan mereka di Sopra Mare. Teman-teman dari keluarga Smith menganggap bahwa Sopra Mare merupakan hunian yang sangat hangat dan ramah. Banyak kisah penuh kenangan terjadi di bangunan ini dari perayaan Thanksgiving hingga Natal menjadikan Sopra Mare dikenal di seluruh kota. Semangat kehangatan dan keramah-tamahan keluarga Smiths masih tersisa di Villa hingga hari ini. Hal ini karena Agnes menginginkan agar ia dapat berbagi karya seni dengan orang lain maka ia memutuskan untuk menyumbangkan Sopra Mare ke pemerintah Milwaukee guna dijadikan sebagai museum seni dekorasi, hingga akhirnya rumah tersebut berganti nama menjadi Villa Terrace yang telah dipugarkan oleh pemerintah Milwaukee.

1 Reply
Close