Galleria Borghese Galeri Seni Dibekas Villa Borghese Pinciana

Galleria Borghese Galeri Seni Dibekas Villa Borghese Pinciana – Itu Galleria Borghese (Inggris: Borghese Gallery) merupakan galeri seni di Bulu halus, Italia, bertempat di sisa Villa Borghese Pinciana. Pada awal mulanya, bangunan galeri berintegrasi dengan halamannya, namun saat ini bangunan galeri Ladang Villa Borghese dikira selaku subjek darmawisata yang terpisah.

Galleria Borghese Galeri Seni Dibekas Villa Borghese Pinciana

villaterracemuseum.org – Galleria Borghese menampung beberapa besar dari Koleksi Borghese dari gambar, arca serta benda antik, diawali oleh Elementer Scipione Borghese, keponakan dari Paus Paulus V (menyuruh 1605–1621). Villa dibentuk oleh arsitek Flaminio Ponzio, meningkatkan coretan oleh Scipione Borghese sendiri, yang memakainya selaku file villa suburbana, suatu paviliun pedesaan di pinggir Bulu halus.

Scipione Borghese merupakan penjaga dini Bernini serta kolektor buatan yang giat Caravaggio, yang terwakili dengan bagus dalam koleksi olehnya Anak Pria dengan Sekeranjang Buah, St Jerome Menulis, Bacchus yang sakit serta lain- lain. Gambar memo yang lain tercantum Titians Cinta Bersih serta Profan, Raphael Pemakaman Kristus serta buatan Peter Paul Rubens serta Federico Barocci.

Menyajikan

Itu Kasino Borghese dibuat suatu zona yang pada era ketujuh simpati terletak di luar tembok Bulu halus, dengan akses terdekat merupakan Porta del Popolo. Pada awal mulanya, tanah paviliun mencakup zona dengan kisaran nyaris 3 mil. Gedung penting didesain oleh arsitek Flemish Giovanni Vasanzio.

Baca Juga : Institusi Smithsonian, Merupakan Sebuah Museum Dan Juga tempat Penelitian

Serambi mempunyai spolia yang berawal dari Arch of Claudius, dahulu di Melalui Flaminia. Pada 1644, John Evelyn menggambarkannya selaku” Elysium kebahagiaan” dengan” Fountains of beragam temuan, Groves serta Rivulets of Water kecil”. Evelyn pula menarangkan Vivarium yang menampung burung gamal, burung merak, angsa, serta bangau” serta penyelam Fauna abnormal”.

Pangeran Marcantonio IV Borghese( 1730–1800), yang mulai menata kembali arsitektur halaman resmi halaman jadi suatu Halaman lanskap Inggris, pula diresmikan dekat 1775, di dasar edukasi arsitek Antonio Asprucci, buat mengubah karpet serta riasan kulit yang saat ini telah lusuh serta merenovasi Casina, menunjukkan kembali patung- patung serta benda antik Borghese dalam suatu aturan terkini tematik yang memperingati posisi Borghese di Bulu halus.

Rehabilitasi paviliun yang banyak didatangi selaku museum yang betul- betul biasa di akhir era kedelapan simpati merupakan poin dari demonstrasi di Getty Research Institute, Los Angeles, pada tahun 2000, didorong oleh akuisisi 5 puluh 4 lukisan yang terpaut dengan cetak biru itu oleh Getty. Pada 1808, Pangeran Camillo Borghese, Kerabat ipar Napoleon, dituntut buat menjual arca serta benda antik Romawi Borghese pada Kaisar.

Hasilnya merupakan kalau Gladiator Borghese, populer semenjak tahun 1620- an selaku arca tunggal yang sangat dikagumi di Villa Borghese, saat ini wajib dinilai di Musée du Louvre.” Borghese Hermaphroditus” pula saat ini di Louvre. Paviliun Borghese sudah dimodifikasi serta diperpanjang sepanjang bertahun- tahun, kesimpulannya dijual pada penguasa Italia pada tahun 1902, bersama dengan semua perkebunan Borghese serta halaman dan halaman di sekelilingnya.

Koleksi

Galleria Borghese melingkupi 2 puluh kamar di 2 lantai.

Lantai penting beberapa besar dikhususkan buat benda antik klasik dari era ke- 1 sampai ke- 3 Promosi( tercantum tahun 320- 30 Kristen yang populer mosaik dari gladiator ditemui di perkebunan Borghese di Torrenova, di Lewat Casilina di luar Bulu halus, pada tahun 1834), serta arca klasik serta neo- klasik semacam Venus Victrix.

Ruangan besar penting di lantai penting, yang diucap Salone, mempunyai besar trompe loeil langit- langit gambar bilik di ruang awal oleh artis Sisilia Mariano Rossi menggunakan foreshortening yang nampak nyaris 3 format. Gambar itu melukiskan Marcus Furius Camillus melepaskan blokade Busut Capitoline oleh Galia. Itu grotteschi riasan dilukis oleh Pietro Rotari, serta riasan fauna oleh Venceslaus Peter Boemo.

Ruang awal dari Salone, merupakan Camera di Cerere, dengan jambangan pualam yang melukiskan Oedipus serta Sphinx. Kamar kedua mempunyai lelangit dengan gambar bilik Francesco Caccianiga dengan Tumbangnya Phaeton. Kamar ketiga menampung Bernini Apollo serta Daphne.

Gian Lorenzo Bernini di Borghese

Banyak arca dipajang di ruang yang dimaksudkan, tercantum banyak buatan Gian Lorenzo Bernini, yang ialah persentase penting dari hasil buatan arca sekuler, diawali dengan karya- karya dini semacam Kambing Amalthea dengan Bocah Jupiter serta Faun( 1615) serta Aeneas, Anchises& Ascanius( 1618–19) ke gairah nya Pemerkosaan Proserpine( 1621–22), Apollo serta Daphne( 1622–25)

serta David( 1623)

yang dikira buatan benih barok arca. Tidak hanya itu, sebagian arca potret disertakan dalam galeri, tercantum salah satunya Paus Paulus V, serta 2 potret salah satu penjaga awal mulanya, Elementer Scipione Borghese( 1632). Potret Scipione Borghese kedua dibuat sehabis retakan besar ditemui pada pualam tipe awal sepanjang pembuatannya.

Sejarah

Villa

Pada akhir era ke- 16, Borghese, suatu keluarga banyak dari Siena, mendapatkan tanah di utara Bulu halus, di luar Porta Pinciana, buat dengan cara berangsur- angsur membuat halaman yang amat besar. Pada rentang waktu yang serupa keluarga Borghese meluaskan pengaruhnya di aristokrasi Romawi, paling utama kala Camillo Borghese tersaring jadi Paus pada tahun 1605 dengan julukan Paul V. Keluarga itu setelah itu mulai membuat paviliun di halaman Pincio- nya.

Cetak biru ini diawali pada 1607 serta dipercayakan pada arsitek Flaminio Ponzio, yang sudah bertugas buat Borghese di kastel kota mereka di pinggir kiri Bengawan Tiber. Arsitek Giovanni Vasanzio ditugaskan buat menuntaskan profesi sehabis kematian Pontius pada tahun 1613,

sebaliknya profesi di halaman, profesi Carlo Rainaldi, bersinambung sampai tahun 1620. Telah pada bulan Maret 1613 buatan dari koleksi berarti digabungkan oleh Elementer Scipione Borghese, keponakan dari Paus Paulus V, dipindahkan dari Palazzo Dal Borgo, tempat saudara- saudara Paus bermukim, ke Villa del Pincio.

Style arsitekturnya termotivasi oleh Villa Medici serta Villa della Farnesina, dengan serambi yang terbuka ke halaman. Villa Borghese setelah itu didekorasi dengan style era keenam simpati. Semua kebinasaan dihiasi dengan 144 relief serta 70 arca. Banyaknya jendela serta penjatahan ruangan didesain buat mensupport panorama alam buatan yang baik. Lodovico Cigoli melukis sebagian gambar bilik, tercantum Cerita Jiwa.

Pada tahun 1770 Marcantonio IV Borghese, mau merenovasi bidang dalamnya paviliun semacam saat ini ini, membebankan Antonio Asprucci yang memperkerjakan pekerja buat melaksanakan gambar bilik, plesteran serta riasan di pualam polikrom. Beberapa besar gambar menggantikan asal usul keluarga: dari bahadur Romawi dongeng Marcus Furius Camillus sampai Borghese dikala itu.

Museum

Pada tahun 1902 itu diganti jadi museum, menyusul pemerolehan oleh Negeri Italia dari koleksi kepunyaan Fidecommisso Borghese. Ketua awal Galeri Borghese merupakan Giovanni Piancastelli( 1845- 1926) yang digantikan pada tahun 1906 oleh Giulio Cantalamessa, mantan ketua galeri Perguruan tinggi Venesia.

Ditutup pada tahun 1983, galeri hadapi perbaikan komplit yang berjalan sepanjang 4 simpati tahun, mengembalikan performa asli bagian luar gedung dengan plester, arca serta tangga dengan 2 penerbangan.

Galeri dibuka kembali pada Juni 1997. Pada tahun 2013 itu merupakan web negeri Italia kesembilan yang sangat banyak didatangi, dengan 498. 477 wisatawan. Pada tahun 2015, Menteri Peninggalan Adat serta Aktivitas serta Pariwisata Dario Franceschini menunjuk Anna Coliva selaku ketua galeri Borghese.

Asal usul koleksi benda antik serta dispersi klasik

Scipione Borghese merupakan seseorang kolektor yang bergairah, yang tidak sempat menyudahi buat memperoleh buatan terkini. Koleksinya diawali dengan karya- karya kepunyaan peninggalan keluarga: sebagian arca serta gambar kuno buatan ahli Tuscan. Sepanjang era ke- 17, itu membuat salah satu koleksi seni Italia terbanyak. Seleranya digemari para manerist.

Buat tiap artis beliau berupaya buat memperoleh buatan yang berlainan yang menggantikan kemajuan gayanya. Koleksinya pula diperkaya berkah koleksi orang lain, dibeli ataupun disita. Pada tahun 1607 pamannya Paolo V memberinya satu set buatan yang disita dari Cavalier dArpino. Pada 1609 beliau membeli koleksi Tommaso della Porta, pematung serta benda antik. Kala Scipio tewas pada tahun 1633, koleksinya amat banyak.

Sepanjang era ketujuh simpati Borghese lalu meluaskan koleksi Scipione.

Bonus penting tiba dengan peninggalan Olimpia Aldobrandini, istri Paolo Borghese. Pada tahun 1682, koleksi berarti Aldobrandini dipecah di antara putra- putranya, yang berawal dari 2 tempat tidur yang berlainan: Gianbattista Pamphilj( Paus Innocent X),( bagian ini hendak berikan makan koleksi Pamphilj, dikala ini Galeri Doria- Pamphilj) serta Gianbattista Borghese.

Masa- masa susah diawali pada era ke- 19. Sepanjang pendudukan Prancis, bobot pajak bertambah cepat buat mendanai kampanye Napoleon, dengan bobot pada keluarga yang menentang Prancis. Buatan awal yang meninggalkan inventaris Borghese merupakan Raphaels Portrait of Julius II, bisa jadi ditempatkan di pasar serta dibeli oleh seseorang pakar benda antik Inggris, saat sebelum merambah British Gallery pada tahun 1823, di mana beliau sudah ditemui semenjak dikala itu.

Dalam kondisi di mana perebutan Napoleon terjalin di semua Italia, semacam yang ditulis oleh pakar benda antik Inggris W. Buchanan pada tahun 1824, Napoleon sudah” melimpahkan beberapa besar duit pada para pangeran serta adiwangsa yang sudah menentang senjatanya, serta kala ia memandang kalau ini dibayar, ia menginovasi permintaannya hingga ia berasumsi kalau owner buatan seni sedang menaruh harta karun kuno:

ini merupakan kodrat Pangeran Colonna, Borghese, Barberini, Chigi, Corsini, Falconieri, Lancellotti, Spada dengan banyak keluarga adiwangsa Bulu halus, dituntut buat menjual gambar mereka buat meyakinkan kalau mereka tidak lagi mempunyai alat buat mensupport perpajakan yang berat serta selalu ini”.

Dihadapkan dengan permohonan menekan yang tiba dari Napoleon sendiri serta dari titik berat pajak serta politik dari administrasi Prancis yang dipasang di Bulu halus, Camillo Borghese pada tahun 1809 terdesak menjual koleksi arca Romawinya yang luar lazim langsung ke Napoleon dengan harga 8 juta franc, walaupun kerja sama aktif serta berkepanjangan antara Camillo dengan kolonialis Prancis serta perkawinan dengan kerabat wanita kesayangan Napoleon, Paolina.

Baca Juga : Mengenal Maine Maritime Museum Yang Ada Di Amerika Serikat

Pangeran Borghese apalagi tidak memperoleh semua jumlah dalam alterasi buat koleksi serta diharuskan buat menyambut pembayaran tanah serta hak mineral di Lazio, yang dimohon buat tujuan ini oleh Napoleon, serta yang dikembalikan ke owner dengan RestorasiSetelah memperbaiki rezim kepausan dengan Kongres Wina, Camillo Borghese berupaya dengan seluruh metode buat memperbaiki koleksi benda antiknya sendiri.

Terdapat keputusan Paus Pius VII tahun 1802 mengenai pelestarian serta proteksi peninggalan seni Bulu halus, yang menaruh bermacam batas pada keterasingan buatan seni di luar negara. Terdapat aksi administrasi Negeri Kepausan pada tahun 1807 yang membatasi pemasaran koleksi Borghese( Emiliani 1978; Rossi Pinelli 1979; Herrmann- Fiore 2005).

Sebagian riset sudah diterbitkan mengenai pemasaran( amati Boyer 1937; Debenedetti 1991; Pinon 1998; Chatelain 1999), yang dikerahkan oleh semua bumi intelektual pada durasi itu. Pada tahun 1807 Antonio Canova aduk tangan dengan menulis langsung pada Paus Pius VII suatu peringatan populer kepada pemasaran gundu dari koleksi Borghese ke Napoleon.

Di dalamnya, pematung memunculkan banyak keragu- raguan mengenai keabsahan serta etiket akad. Memandang adikarya itu di Paris di Louvre pada tahun 1810, Canova mengatakan pada Napoleon:«Kengerian yang hebat, Yang Agung! Menjual buatan sejenis itu! Keluarga itu hendak dihina sepanjang terdapat asal usul!”.

Tetapi, Canova mengatakan pemasaran itu selaku” rasa malu yang tidak terhapuskan” untuk owner Borghese yang serupa dari” villa terindah di bumi”. Demikianlah arca Romawi dari koleksi Borghese, tercantum Hermafrodit tidur yang dipulihkan oleh Bernini,

Mondragone Antinous yang dipaparkan oleh Winkelmann, Gladiator Borghese, Masa Borghese, Ares Borghese, jadi inti pendukung dari klasik. koleksi arca dari Musee Napoleon, saat ini diucap Louvre. 344 benda antik dari koleksi Borghese terjual, di antara lain 154 arca, 160 arca, 20 kolom serta bermacam jambangan tercantum Borghese Vase.

Pada tahun 1815 cuma beberapa kecil dari potongan- potongan ini yang dikembalikan ke Borghese, bisa jadi sebab harga yang tidak dibayar. Usaha buat mengembalikan koleksi itu kandas, pula sebab minimnya sokongan dari penguasa kepausan pada Pangeran kolega Napoleon. Pada tahun 1827 Camillo Borghese membeli Correggios Danae dari pasar benda antik Paris serta berupaya buat memperbaiki kehancuran yang diakibatkan oleh perebutan Napoleon atas Villa Borghese.

Buat menjauhi penyebaran lebih lanjut, pada tahun 1833 Pangeran Francesco Borghese memaraf akad yang membuat seluruh suatu tidak bisa dicabut lewat fidecommesso, yang melingkupi seluruh profesi beranjak serta tidak beranjak di Villa.

Tetapi, telah pada tahun 1891 penerus Pangeran Francesco Borghese mulai menjual karya- karya peninggalan Borghese yang lain. 2 buatan Pietro Bernini dijual ke Luther Kountze Amerika serta ditugaskan oleh Elementer Borghese pada tahun 1616, awal mulanya ditempatkan di pintu masuk Vigna di Porta Pinciana: Masa Semi serta Masa Gugur.

Kedua buatan itu sudah ditaruh di museum MET di New York semenjak tahun 1990. 2 arca Paus Paulus V yang terbuat oleh Gian Lorenzo Bernini, yang dipesan langsung oleh Paus sendiri serta ditaruh di” galeri” Villa Borghese, dijual dalam lelang yang diadakan di Bulu halus antara 13 serta 24 Maret 1893, bersama dengan buatan seni yang lain dari koleksi Borghese. Suatu arca jadi koleksi individu di Wina, namun semenjak akhir era ke- 19 jejaknya betul- betul lenyap.

Itu ditemui kembali serta berhubungan kembali dengan Gian Lorenzo Bernini oleh Francesco Petrucci salah satu pakar terkenal Bernini, serta saat ini terletak di Museum Getty di Malibù. Yang kedua, dalam perunggu, dijual pada tahun 1892 serta setelah itu digabung di Kopenhagen, Staten Museum for Kunst.

2 buatan lain oleh Pietro Bernini dari Villa Borghese terdapat di Bergamo di Perguruan tinggi Carrara: Kebajikan menundukkan Delegasi, dengan elang borjuis di kiri dasar, serta Andromeda, dituturkan di taman- taman Villa. Dalam seluruh permasalahan ini belum ditentukan apakah syarat- syarat fidecommesso Borghese sudah dibubarkan buat membolehkan pemasaran.

Kesimpulannya, pada tahun 1902, kala finansial Borghese hadapi kejatuhan finansial yang akut, koleksi itu dibeli oleh Negeri Italia dengan harga 3, 6 juta lira. Kesatuan antara halaman serta paviliun lenyap pada tahun 1903, kala Negeri menjual halaman itu ke Kotamadya Bulu halus.

Baru- baru ini, potret Pangeran Camillo Borghese dalam busana Napoleon yang dilukis oleh François Gérard( 1770- 1837), seseorang anak didik Jacques- Louis David, timbul di pasar benda antik. Gambar itu berawal langsung dari pakar waris Borghese serta dijual ke Frick Collection di New York, sehabis otorisasi yang salah buat mengekspor Seni Muka Bologna.. Bagi ahli sejarah Ferdinand Boyer, Camillo Borghese terletak dalam kesusahan finansial sehabis agresi Napoleon serta terdesak menjual beberapa dari koleksi buat penuhi bayaran peninggalan.

Close